Kisi-Kisi
TKJ
1. Buatlah
susunan kabel untuk cross dan straight!
CROOS
Kabel
1 Kabel 2
Hijau
putih orange putih
Hijau orange
Orange
putih hijau putih
Biru biru
Biru
putih biru putih
Orange hijau
Coklat
putih coklat putih
Coklat coklat
STRAIGHT
Kabel
1&2
Orange
putih
Orange
Hijau
putih
Biru
Biru
putih
Hijau
Coklat
putih
Coklat
2. Jelaskan
dan gambarkan jenis/tipe koneksi secara fisik!
Arsitektur
topologi suatu bentuk koneksi secara fisik dalam menghubungkan setiap node pada
sebuah jaringan. Pada jaringan sedehana local area network (LAN) dikenal 3
topologi yang paling sering digunakan yaitu Topologi Bus, Start (Bintang) dan
Ring (Cincing). Seiring waktu penggunaan berkembang topologi secara fisik
dengan penggabungan dari 3 topologi tersebut diantaranya yaitu topologi
hierarchical/Tree (Pohon), Extended Star dan Mesh (Tak Beraturan).
·
Topologi Bus
Topologi Bus (topologi backbone)
adalah topologi jaringan dengan membentangkan kabel (coaxial) memanjang dengan
kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node kemudian
perangkt jaringan dan komputer-komputer dihubungkan pada kabel tersebut
menggunakan T-Connector.
·
Topologi Star &
Extended Star
Topologi Star atau Bintang adalah
topologi jaringan yang menyerupai bentuk bintang dengan node ditengah sebuah
alat concentrator (hub, switch) sebagai pusat dihubungkan ke setiap station
(komputer).
Topologi Extended Star merupakan
pemetaan dalam menggambarkan jaringan hasil pengembangan lanjutan dari topologi
start (Bintang).
·
Topologi Ring
Topologi Ring (Cincin) merupakan
pemetaan jaringan komputer yang bentuknya seperti cincin yaitu bulatan
melingkar berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik
lainnya dimana berperan dalam menghubungkan semua komputer.
·
Topologi Hierarchical/Tree
Topologi Hierarchical yang lebih
umum dikenal dengan Topolgi Tree (Pohon) merupakan pengembangan dari topologi
bus dan juga topologi Bintang dimana media transmisi satu kabel yang bercabang
tetapi loop tidak tertutup. Pada topologi Tree dimulai dari suatu titik
(Headend) dimana seperti topologi bintang dan dari situlah kemudian beberapa
kabel ditarik bercabang lalu pada setiap cabang terhubung ke beberapa terminal
dalam bentuk topologi Bus. Topologi jaringan pohon juga sering disebut dengan
topologi jaringan bertingkat dengan beberapa tingkatan simpul atau node.
·
Topologi Mesh
Topologi Mesh adalah gambaran
hubungan langsung antara perangkat satu dengan perangkat lainnya dimana
dibangun dengan memasang link diantara station-station. Topologi Mesh merupakan
topologi yang tidak beraturan dan tidak memiliki aturan dalam koneksinya.
3. Apa
yang saudara ketahui tentang OSI dan TCP/IP?
OSI
dan TCP/IP, OSI atau Open System Interconnection merupakan model konseptual
yang terdiri atas tujuh layer, yang masing-masing layer tersebut mempunyai
fungsi yang berbeda. OSI dikembangkan oleh badan Internasional yaitu ISO
(International Organization for Standardization) pada tahun 1977, sedangkan
TCP/IP atau Transmission Control Protocol/Internet Protocol adalah standar
komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses
tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan
Internet serta bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik
yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja.
4. Jelaskan
tentang MAC (Media Access Control) Address!
MAC
(Media Access Control) Address adalah sebuah alamat jaringan yang
diimplementasikan pada lapisan data-link dalam tujuh lapisan model OSI, yang
merepresentasikan sebuah node tertentu dalam jaringan, kemudian MAC address
merupakan alamat yang unik yang memiliki panjang 48-bit (6 byte) yang
mengidentifikasikan sebuah komputer, interface dalam sebuah router, atau node
lainnya dalam jaringan.
5. Jelaskan
dan gambarkan tentang Address Resolution Controller (ARC)!
Address
Resolution Protocol adalah sebuah protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang
bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media
Access Control (MAC Address).
6. Apa
yang saudara ketahui tentang Subnetting?
Subnetting
adalah proses memecah suatu IP jaringan ke sub jaringan yang lebih kecil yang
disebut "subnet." Setiap subnet deskripsi non-fisik atau ID untuk
jaringan-sub fisik (biasanya jaringan beralih dari host yang mengandung satu
router -router dalam jaringan multi).
7. Apa
saja yang dapat dilakukan oleh wireless LAN yang dan dapat juga dilakukan oleh
jaringan kabel?
Sebagai
suatu solusi lapisan akses, wireless LAN tidak dapat digantikan dengan kabel
LAN dalam kondisi kecepatan data (100BaseTx tiap 100Mbps versus IEEE 802.11a
tiap 54Mbps). Wireless LAN melakukan
penawaran dalam peningkatan suatu mobilitas sebagai awal perdagangan untuk
kecepatan dan mutu layanan
8. Apa
keuntungan dan kerugian dari frekuensi radio?
·
Keuntungan
Gain, diilustrasikan pada figur
2.2, adalah istilah digunakan untuk menguraikan suatu peningkatan di (dalam)
suatu amplitudo sinyal RF.Gain pada umumnya adalah suatu proses aktif, yang
berarti suatu sumber energi eksternal, contohnya RF amplifier, digunakan untuk
memperkuat sinyal atau suatu antena dgn gain tinggi digunakan untuk benwidth
suatu sinyal untuk meningkatkan amplitudo sinyalnya.
·
Kerugian
Banyak hal yang dapat menyebabkan
sinyal RF hilang, kedua-duanya ketika sinyal masih berada di kabel sebagai ARUS
BOLAK-BALIK frekwensi tinggi sinyal elektrik dan ketika sinyal disebarkan
sebagai gelombang radio lewat udara melalui antena tersebut.
9. Dalam
perhitungan matematika, berapakah nilai 1 watt dalam dBm?
dBm
= 10 Log Pout/Pin
dimana
:
jika
yang diminta adalah dBm maka Pin=1mW atau 0.001W, sehingga
dBm
= 10 Log 1/0.001
= 10
Log 1000
= 10x3
= 30
10. Sebuah
sinyal RF berhubungan dengan spreed spectrum apa yang akan terjadi!
Spread
Spectrum mengirimkan sinyal data secara menyebar diatas band yang lebar dari
suatu frekuensi menggunakan symbol per bit dan menggunakan daya yang kecil.
11. Jelaskan
4 standar utama IEEE yang mengatur wireless LAN!
·
IEEE 802.11 – standar
asli wireless LAN menetapkan tingkat perpindahan data yang paling lambat dalam
teknologi transmisi light-based dan RF.
·
IEEE 802.11b –
menggambarkan tentang beberapa transfer data yang lebih cepat dan lebih
bersifat terbatas dalam lingkup teknologi transmisi.
·
IEEE 802.11a – gambaran
tentang pengiriman data lebih cepat dibandingkan (tetapi kurang sesuai dengan)
IEEE 802.11b, dan menggunakan 5 GHZ frekuensi band UNII.
·
IEEE 802.11g – syarat
yang paling terbaru berdasar pada 802.11 standard yang menguraikan transfer
data sama dengan cepatnya seperti IEEE 802.11a, dan sesuai dengan 802.11b yang
memungkinkan untuk lebih murah.
12. Bagaimana
penggunaan pasif scanning dalam suatu wireless LAN?
Lebih
hemat waktu dalam menentukan lokasi dan associate pada akses point ketika
roaming. Secara konstan monitoring rambu yang dikirim secara keseluruhan oleh
akses point, suatu setasiun klien bisa mengikuti perkembangan akses point yang
terbaik untuk reassociation. Di dalam mengetahui akses point mana yang paling
baikuntuk associate, waktu akan tersimpan dalam reassosiation. Roaming membuat
proses semakin hemat (tidak rumit), klien tidak perlu associate pada bridge.
13. Suatu
jaringan yang menggunakan standar protocol 802.1x untuk kondisi, jelaskan!
Per-port
Standar 802.1x merupakan protocol yang melayani untuk akses jaringan
14. Antenna
diversity digunakan untuk permasalahan wireless LAN apa? Jelaskan!
Permasalahan
Multipath.
Disarankan
menggunakan antena diversity (menggunakan antena multiple, input, dan
penerima). Ada empat tipe transmisi diversity yang digunakan oleh wireless LAN:
·
Antena Diversity-tidak
aktif: antena multiple pada single input untuk membawa sinyal ke single
penerima, jarang digunakan.
·
Switching Diversity:
antena multiple pada multiple penerima, menghubungkan penerima berdasarkan pada
kekuatan sinyal.
·
Antena Switching
Diversity-aktif: digunakan oleh banyak perusahaan WLAN, antena multiple pada
multiple input-single penerima, sinyal yang diterima hanya melewati satu antena
pada suatu waktu.
·
Fase Diversity:
memiliki teknologi yang jelas, mengatur fase antena terhadap fase sinyal yang
tepat untuk kualitas sinyal.
·
Transmisi Diversity:
digunakan oleh banyak perusahaan WLAN, mengirimkan dari antena terakhir yang
digunakan untuk pusat penampungan, bisa mengganti antena untuk transmisi ulang,
suatu unit bisa bergantian mengirim atau menerima tetapi tidak kedua-duanya
secara bersamaan.
15. Ketika
membeli RF connectors, manakah harus anda pertimbangkan? Pilih semua yang
digunakan? Jelaskan!
Ada
lima syarat yang harus diperhatikan ketika membeli dan menginstall beberapa RF
Connector,dan mereka similar in nature dalam cirinya untuk memilih RF amplifier
dan attenuator, yaitu:
·
RF connector harus
match dengan impedansi dari semua komponen wireless LAN yang lain (pada umumnya
50Ω).
·
Mengetahui banyaknya
insertion loss masing-masing konektor dimasukkan ke penyebab timbulnya signal.
Angka kerugian (loss) disebabkan factor dalam kalkulasi anda untuk keperluan sinyal kuat dan jarak yang
di-ijinkan.
·
Mengetahui spesifikasi
dari the upper frequency limit (frequency response) untuk konektor
tertentu.point ini akan sangat penting ketika frekuensi 5 Ghz wireless LAN yang
lebih umum. Beberapa konektor rata-rata hanya maksimum sampai 3 GHz, dimana ini
bagus untuk digunakan frekuensi 2.4 GHz wireless LAN, tapi ini tidak akan
bekerja pada frekuensi 5 GHz wireless LAN. Beberapa konektor rata-rata hanya sampai
1 GHz dan tidak akan bekerja pada semua frekuensi wireless LAN, selain dari
legacy 900 MHz wireless LAN.
·
Waspadai mutu konektor
yang tidak baik. Pertama, selalu pertimbangkan pembelian dari perusahaan yang
mempunyai nama baik. Ke dua, pembelian hanya pada konektor kualitas tinggi yang
diprodusi oleh perusahaan ternama.
·
Yakin kan anda
mengetahui kedua jenis konektor (N, F, SMA, dll.) bahhwa anda memerlukan jenis
kelamin dari konektor tersebut. Konektor terdiri dari male dan female. Male
connector mempunyai center pin, dan female connector mempunyai suatu bak
penampung pusat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar