Kamis, 16 Maret 2017

Pengertian dan Teknis Lapangan Open BTS

Artikel pertama dari Teknik Komputer Jaringan (TKJ) kali ini adalah mengenai Open BTS. Apakah itu Open BTS?? Mungkin sebagian orang belum mengetahui apa yang dimaksud Open BTS. Nah yuk mari kita telusuri di artikel berikut.



OpenBTS (Open Source Base Transceiver Station) ialah sebuah BTS yang berbasis software open source, yang kemudian memungkinkan handphone GSM untuk menelepon tanpa menggunakan jaringan operator selular. Dimana jaringan operator seluler merupakan perusahaan-perusahaan telepon yang menyediakan layanan untuk pengguna telepon seluler, yakni berupa kartu SIM yang dimasukkan ke ponsel untuk mendapatkan akses ke layanan tertentu.


Dalam pengertian lain, OpenBTS juga dikenal sebagai sebuah aplikasi yang berjalan pada platform linux. OpenBTS menggunakan perangkat keras yang bernama USRP (Universal Software Radio Peripheral) untuk memancarkan signal jaringan standar selular (GSM).

Komponen dasar dari sistem OpenBTS relatif sederhana jika dibandingkan dengan BTS yang sebenarnya, ditilik dari cara kerjanya pun juga hampir mirip. Selain itu, OpenBTS juga dapat digunakan di daerah yang terpencil, jauh dari listrik maupun koneksi internet.



USRP sendiri berfungsi sebagai transceiver (pemancar dan penerima) sinyal GSM. Dan untuk penomoran serta manajemen lalu lintas suaranya (voice) digunakan aplikasi Asterisk (protokol VoIP SIP). Fungsi dari Asterisk hampir sama dengan perangkat MSC (Mobile Switching Center) pada sistem GSM. Maka dari itu, Asterisk juga disebut soft switch karena berbasis piranti lunak. Sedangkan untuk SMS menggunakan aplikasi Jabber  protokol XMPP. Semua aplikasi ini bersifat free dan open source.

OpenBTS diterapkan pertama kali di negara terpencil dan kecil bernama Niue pada tahun 2010. Negara ini merupakan negara dengan jumlah penduduk sekitar 1700 orang yang tidak tertarik dengan telekomunikasi mobile. Struktur biaya OpenBTS sangat cocok untuk Niue yang sangat mendambakan layanan selular tapi tidak bisa membeli sistem base station GSM konvensional. Di papua juga merupakan lokasi penerapan OpenBTS. Tercatat sejak tahun 2014, Kurtis Heimerl membangun OpenBTS di salah satu daerah terpencil dekat wamena.

Demikian artikel tentang OpenBTS ini, semoga bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya! :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar